Friday, January 7, 2022

Hadiah Januari 2022


       Apa hadiah yang Anda bagikan di awal tahun 2022? Apa hadiah yang biasa Anda berikan saat teman atau sahabat berkunjung ke rumah? Saya biasa memberi buku untuk dijadikan sebagai oleh-oleh. Alhamdulillah, sejak tahun 2013-an saya kembali menekuni dunia tulis-menulis. Saya baru menghasilkan 1 buku solo, dan sekitar 65 buku antologi (menulis bersama).

       Salah satu buku yang sering saya berikan sebagai cinderamata adalah "Storycake for Your Life: Kekuatan Doa". Buku ini lahir dari sebuah kolaborasi. Naskah/tulisan di dalam buku merupakan hasil lomba menulis yang diselenggarakan Indscript. Para penulisnya ibu-ibu (wanita) yang menyukai dunia literasi (menulis). Kita tak berinteraksi secara langsung di dunia nyata. Namun, kita akrab, serta saling berbagi ilmu melalui ruang maya. Begitulah the power of emak-emak, tanpa bertatap muka tetap mampu menghasilkan karya. Hebat kan? Sebuah kisah lama yang layak jadi pembuka layar tahun baru 2022.


       Indscript berkolaborasi dengan Penerbit Gramedia. Hasilnya, buku Storycake Kekuatan Doa sempat mejeng di toko-toko buku Gramedia. Gramedia berkolaborasi dengan Amazon. Hingga, Storycake Kekuatan Doa dipasarkan secara internesyenel (internasional). Minggu ini, saya memutuskan membaca ulang Storycake Kekuatan Doa. Ada rasa haru, syukur, maupun doa yang kembali hadir. Hidup tak melulu mengejar duniawi dengan segala rupa aksi. Hidup ini butuh bimbingan serta bantuan-Nya melalui doa-doa sebagai pengiring langkah.


       Doa adalah harapan yang kita mohon hadir dalam kehidupan.
Doa adalah penguat langkah kala sakit dan kesulitan. Doa adalah senjata orang mukmin, tiang agama, serta cahaya langit dan bumi. Doa bisa kita lantunkan sepanjang perjalanan hidup, saat lapang maupun susah. Doa mampu menumbuhkan rasa damai dalam hati. Namun, ada satu doa yang saya takuti. Doa orang teraniaya. Kenapa? Doa orang yang dizalimi itu tak ada hijab dengan Allah.  Insya Allah, doa tersebut dikabulkan-Nya. Itu sebabnya, saya berusaha selalu berbuat baik, agar senantiasa dalam keselamatan.



       Doa orang yang terzalimi itu dibawa ke atas awan, dibukakan pintu langit, dan bertemu dengan kemuliaan Tuhan.  Akhirnya, doa akan diijabah, wujud keadilan Tuhan. Saya biasa membaca ulang Storycake Kekuatan Doa sebagai pengingat atas anugerah Allah SWT, tambahan usia. Para penulis dan penerbit Storycake Kekuatan Doa bukan kaleng-kaleng. So, buku ini layak dibaca serta dikoleksi. Harapan saya, buku kami bisa menginspirasi para pembacanya untuk senantiasa menghadirkan doa-doa di setiap langkah kehidupan.





*) Note ;
Saya baca buku sambil nyamil kulit ayam crispy kiriman tetangga.
Alhamdulillah.